Arti Logo

Logo Kementerian ESDM ini menjadi simbol visi, semangat, tekad, dan inspirasi dalam mewujudkan masa depan energi yang berdaulat, berkelanjutan, dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Indonesia.


Secara garis besar, logo ini terdiri atas logotype dan logogram. Logogram berbentuk perisai yang terdiri dari elemen Blencong, Api Semangat, Tiga Lapisan

Bumi, serta Kilat dan Daun--yang dirangkum secara harmonis dengan elemen Bintang Sinergi. Setiap elemen dalam logo ini mengandung filosofi mendalam

yang merefleksikan mandat, komitmen, dan motivasi yang menjadi landasan Kementerian ESDM dalam menjalankan tugas dan fungsi strategisnya.


Filosofi Elemen Logo KESDM:


  1. Bintang Sinergi Representasi Sinergi: Bintang Sinergi melambangkan pancaran energi Kementerian ESDM sebagai pengayom yang amanah dalam visi, kepemimpinan, tata kelola, dan manajemen risiko. Simbol ini juga mengharmonikan berbagai elemen logo yang merepresentasikan sinergi dan kolaborasi internal maupun eksternal, baik dalam kerja sama antara pemerintah, pelaku industri, maupun masyarakat.
  2. Perisai Representasi Berkedaulatan: Perisai melambangkan Kementerian ESDM sebagai institusi yang patriotik, loyal, dan menjunjung tinggi hukum, moral, kode etik, serta nilai-nilai luhur Pancasila. Simbol ini merepresentasikan komitmen kementerian dalam mewujudkan kedaulatan energi, menjaga ketahanan energi, serta melindungi kekayaan sumber
  3. Blencong Representasi Profesionalitas: Blencong merupakan simbol yang merepresentasikan sumber daya manusia Kementerian ESDM yang berpikir, berperilaku, dan bertindak berdasarkan profesionalitas dan integritas. Profesionalisme tercermin melalui kinerja yang efektif, efisien, disiplin, tepat waktu dan akurat, dengan standar kompetensi serta kapabilitas yang tinggi baik secara individu maupun institusi. Nilai integritas diwujudkan melalui kinerja yang transparan, bertanggung jawab, dan berakuntabilitas.
  4. Api Semangat Representasi Kebermanfaatan: Simbol api semangat merepresentasikan tekad dan dedikasi yang kuat dalam merumuskan, melaksanakan, serta mengawasi kebijakan yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperluas kebermanfaatan energi dan sumber daya mineral secara adil dan merata demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
  5. Tiga Lapisan Bumi Representasi Inovatif: Simbol Tiga Lapisan Bumi merepresentasikan tiga lapisan utama bumi--biosfer, litosfer, dan hidrosfer--yang membentuk sebuah panah mengarah ke atas. Simbol ini menjadi dorongan bagi Kementerian ESDM untuk terus bergerak maju dan berinovasi dengan wawasan yang terbuka, kreatif, adaptif, dan proaktif. Melalui penguatan riset dan teknologi, Kementerian ESDM berkomitmen untuk mengembangkan nilai tambah, mendukung transisi menuju energi bersih, memperkuat upaya konservasi energi, serta mempercepat pencapaian tujuan-tujuan strategis.
  6. Kilat dan Daun Representasi Keberlanjutan: Kilat dan daun merepresentasikan komitmen terhadap pembangunan energi yang berkelanjutan. Kementerian ESDM memastikan bahwa setiap strategi, regulasi, dan tata kelola pembangunan energi selaras dengan target dekarbonisasi tahun 2060, transisi menuju energi bersih, serta upaya pelestarian lingkungan hidup. Selain memitigasi dampak lingkungan, Kementerian ESDM juga berupaya menanggulangi dampak sosial, melindungi masyarakat adat setempat, serta meminimalisasi risiko keselamatan bagi para pekerja.